Menulis cerita cinta tidak selalu dengan wajah tersenyum bahagia, tangis dan airmata, maupun amarah.
Kalau kamu memang sungguh-sungguh cinta, tulislah juga dengan wajah yang biasa.
Cinta, dikatakan sejati bila kamu memaknainya tiap hari, bahkan dihari yang kelewat rutin.
baru main lagi ke sini, yay telat sangat,,lagi jatuh k kolam bu??kolam cinta..yay..!#guengomongapa!
BalasHapushahahaha..enngak kok sa. cuma lagi menanggapi bentuk cinta yang menggebu-gebu awalnya doang, sama sakit diakhirnya. jarang yang cerita soal cinta waktu masuk masa "biasa aja".
BalasHapus